Perbedaan Akreditasi dan Sertifikasi

Bagi Anda yang bekerja di perusahaan yang bersertifikat ISO 9000, istilah akreditasi dan sertifikasi seharusnya tidak asing lagi. Akreditasi dan sertifikasi sangat erat hubungannya dengan penerapan standar ISO.

Coba Anda perhatikan sertifikat ISO 9001:2008 yang ada di perusahan Anda bekerja. Di dalam sertifikat tersebut pasti tercantum dua logo, yang satu logo dari lembaga sertifikasi dan satunya merupakan logo lagi dari lembaga akreditasi.

Lalu apa pengertian sertifikasi dan akreditasi?

Pengertian Sertifikasi

Menurut Dr. Sunarya yang tercantum di dalam bukunya Standardisasi dalam Industri Perdagangan, sertifikasi adalah suatu pernyataan dari pihak ketiga berkaitan dengan kesesuaian suatu produk, proses, sistem, atau personil.

Penilaian tersebut diukur berdasarkan kesesuaian (conformity assesment) terhadap sistem manajemen yang mencakup penilaian-penilaian terhadap beberapa standar manajemen, termasuk yang paling populer adalah sistem manajemen mutu ISO 9000, sistem manajemen lingkungan ISO 14000, sistem manajemen keamanan pangan ISO 22000, sistem manajemen keamanan informasi ISO 27001, dll.

Sertifikasi ini bertujuan untuk memberikan jaminan bahwa sebuah organisasi telah menerapkan sistem manajemen tertentu yang berguna untuk mencapai tujuan sesuai dengan kebijakan dan sasaran yang telah ditetapkan oleh organisasi tersebut.

Lembaga yang melakukan proses sertifikasi akan disebut sebagai lembaga sertifikasi atau certification body (CB). Standar yang akan menjadi acuan lembaga sertifikasi yakni ISO/IEC 17021 Conformity assessment – requirements for bodies providing audit and certification of managements system.

Pengertian Akreditasi

Dilansir dari buku Standardisasi dalam industri perdagangan telah disebutkan, akreditasi adalah suatu pengakuan formal oleh sebuah lembaga atau badan akreditasi (accreditation body – AB) bahwa lembaga kesesuaian (certification body) telah mempunyai kompetensi di bidang penilaian kesesuaian tertentu.

Lembaga akreditasi ini melakukan asesmen terhadap lembaga sertifikasi. Asesmen ini bertujuan untuk menilai kompetensi lembaga sertifikasi.

Sedangkan, standar acuan yang digunakan lembaga akreditasi adalah ISO/IEC 17011.

Hubungan Akreditasi dan Sertifikasi

Kegiatan akreditasi sangat berbeda dengan kegiatan sertifkasi. Prinsip dasar yang menunjang kegiatan akreditasi adalah menilai kompetensi sebagai lembaga sertifikasi, sedangkan kegiatan sertifkasi adalah untuk menilai kesesuaian suatu barang, jasa, sistem, dan personil.